Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Gaya Penyampaian dalam Penulisan Naskah

Dalam sebuah karya tulis, baik itu bersifat berita, informasi, opini ataupun buku harus mempunyai gaya peyampaian yang tepat. Gaya penyampaian dalam penulisan naskah yang akan diterbitkan penting terutama berkaitan dengan tipe naskah yang ditulis dansiapa sasaran  audiens. Suatu tipe tulisan selalu mempunyai gagasan pokok yang ditujukan  untuk menarik pembacanya. 

Misalkan tulisan dalam blog ini kebanyakan menggunakan tipe penyampaian deskripsi dana argumentasi, sedangkan tipe narasi biasanya pada tulisan-tulisan berisikan berita fakta (Straigh News).

1. Penceritaan (narasi) 
Menyampaikan peristiwa demi peristiwa atau gagasan dalam urutan waktu atau rangka waktu kpd pembaca tentang serentetan peristiwa yg biasanya memuncak pada suatu kejadian utama.

2. Pelukisan (deskripsi)
Menyampaikan gagasan dlm urutan atau rangka ruang kpd pembaca, berupa gagasan utama dengan mengaitkan penjelasan-penjelasan pendukung yang logis sehingga menguatkan gagasan pokok inti dari tulisan si penulis.

3. Pemaparan (eksposisi)
Menyampaikan gagasan yg berupa fakta atau hasil-hasil pemikiran utk menerangkan sesuatu kpd pembaca. Bedanya dengan narasi,  eksposisi lebih menjelaskan dengan analisis suatu hasil kejadian, misal seperti pembahasan hasil sebuah penelitian.

4. Pembahasan (argumentasi)
Menyampaikan gagasan berupa data, bukti, hasil penalaran, dan sebagainya, utk meyakinkan pembaca tentang kebenaran pendirian penulis. Sehingga penulis memberikan opini-opini tentang suatu bukti untuk meyakinkan pembaca

Materi Kuliah Manajemen Penerbitan

More about → Gaya Penyampaian dalam Penulisan Naskah

Unsur Hara Nitrogen untuk Tanaman


Ini salah satu dari puluhan materi kuliah kesuburan dan pemupukan tanah khususnya unsur Hara Nitrogen. Manfaat unsur hara nitrogen pada tanaman. Nitrogen diserap tanaman dalam bentuk NH4+ atau NH3. Apa manfaat bagi tanaman dan bagaimana rekasi tanaman jika kekurangan unsur N (nitrogen)

Dinyatakan bahwa unsur N tidak terdapat sbg penyusun mineral, tetapi berasal dari atmosfer (78 % N) dan bahan  organik. Akan tetapi tanaman tingkat tinggi tidak dapat mengubah N2 secara langsung menjadi protein, dan harus dikonversi menjadi bentuk tersedia melalui:
  • Mikroorganisme yang bersimbiosis dengan tanaman legum
  • Mikroorganisme tanah yang hidup bebas (non simbiotik)
  • Pemuatan listrik dari atmosfer yang membentuk N oksida
  • Sintesis pupuk N

Fungsi Nitrogen untuk Tanaman

Dalam tanaman NO3- direduksi  menjadi NH4+ atau NH3 diasimilasi bersama-sama dengan asam karboksilat + asam amino menjadi protein dan asam nukleat. Protein menyediakan framework untuk kloroplast, mitokondria dan organ sel lainnya yang menjadi tempat reaksi biokimia berlangsung

N juga menjadi bagian integral klorofil. N sebagi Struktur dasar klorofil adalah cincin porfirin yang tersusun atas 4 cincin pirole masing-masing mengandung 1 N dan 4 atom C. Mg menjadi pusat dari cincin porfirin

Pasokan N mempengaruhi penggunaan karbohidrat. Jika supply N rendah maka karbohidrat terdeposit pada sel vegetatif, menyebabkan penebalan sel. 

Kelebihan N tanaman akan rebah (lodging) terutama jika supply K rendah dan juga rentan terhadap serangan hama dan penyakit


More about → Unsur Hara Nitrogen untuk Tanaman

Pengertian dan Manfaat Audit Komunikasi


Pengertian Audit komunikasi adalah Kajian mendalam dan menyeluruh tentang pelaksanaan sistem komunikasi keorganisasian yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan efektivitas organisasi.

Proses-proses komunikasi bagaimanapun dapat diperiksa, dievaluasi dan diukur, sehingga kualitas dan kinerja para eksekutif, pejabat, staf komunikasi dapat diketahui dan bila diperlukan dapat diperbaiki secara sistematik sehingga efektivitas maupun efisiensi komunikasi dapat meningkat.

Manfaat Audit Komunikasi

  • Membandingkan status komunikasi sebelum dan sesudah
  • Mengetahuidampak dari program
  • Membandingkan data sebelum & sesudah survai
  • Menentukan struktur organisasi yang sukses
  • Menentukan kelompok2 kunci sebelum penugasan
  • Mengetahui biaya komunikasi yang penting bila organisasi hendak ekspansi
  • Mengembangkan program pelatihan komunikasi baru untuk mengatasi persoalan dalam temuan audit


Materi Kuliah EPKP 2012
More about → Pengertian dan Manfaat Audit Komunikasi

Kelebihan media Massa Internet


Media massa internet menjadi inovasi terbaru di abad 21 setelah kemunculan media elektronik. Di era kemajuan internet kelebihan media massa internet dapat menutupi kelemahan media cetak, yang terkendala oleh luasnya persebaran, dan membutuhkan biaya produksi dan distribusi yang tinggi (mahal). 

Keungulan media massa melalaui website online adalah dalam kecepatan menayangkan, kontennya lebih bervariatif dan berdaya jangkau luas, dapat diakses seluruh audiens di seluruh dunia. JIka media cetak  perlu waktu lama untuk distribusi ke berbagai daerah, lain halnya media online, hanya butuh akses internet sudah bisa dibaca oleh banyak orang di berbagai belahan dunia.

Internet menjadi jendela informasi global seluruh dunia, yang dulunya sangat sulit dijangkau dengan perantara media cetak dan elektronik.

Beberapa Keunggula Media Online

  1. Sumber dapat mentransmisikan pesannya kepada banyak penerima (misalnya melalui internet)
  2. Isi pesan tidak hanya disediakan oleh lembaga atau organisasi namun juga oleh individual
  3. 3Tidak ada perantara, interaksi langsung terjadi pada individu
  4. Komunikasi mengalir (berlangsung) ke dalam
  5. Penerima yang menentukan waktu interaksi
  6. Data informasi masa lalu masih bisa dinikmati di masa mendatang
  7. Menghemat kertas yang dipakai untuk media cetak
Tentu saja media massa internet akan semakin berkemabang dan dipakai oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Bahkan website menjadi pendukung wajib sebuah brand perusahaan, termasuk stasiun televisi dan media cetek pers sendri sudah  mempunyai website contohnya seperti  Republika, Kompasd ll

More about → Kelebihan media Massa Internet

Jenis-jenis Media Massa

Media massa adalah suatu alat/media sebagai perantara untuk menyampaikan pesan/imformasi dari sumber kepada khalayak umum dalam jumlah yang banyak (massa). Jadi media massa adalah bagian dari komunikasi massa. Jenis-jenis media massa ada 3 yaitu. Media cetak, media elektronik dan media internet.

3 Jenis Media Massa

1. Media Cetak
Adalah media massa pertama kali muncul di dunia pada tahun 1920 an. Di kala itu pada awalnya media massa digunakan pemerintah untuk mendoktrin masayarakat, sehingga membawa masyrakat pembaca kepada suatu tujuan tertentu. Seperti teori jarum suntik pada teori komunikasi massa. Namun sekarang sudah sangat kebebasan pers, seperti timabal balik dari audiens.
Contoh-contoh media cetak seperti; surat kabar, majalah dan tabloid

2. Media Elektronik
Setelah media cetak muncullah media elektronik pertama yaitu radio. Yaitu sebagai media audio yang menyampaikan pesan lewat suara. Kecepetatan dan ketepatan waktu dalam penyampain pesan radio tentu lebih cepat dengan menggunakan siaran langsung. Pada waktu penyebaran informasi Proklamasi Kemerdekaan media massa radio berperan utama dalam penyebaran berita.
Setelah itu muncul Televisi yang lebih canggih bisa menayangkan gambar. Yaitu sebagai media massa audio visual.

3. Media Massa Internet

Baru populer di abad 21, google lahir pada tahun 1997. Media internet bisa melebihi kemampuan media cetak dan elektronik. Apa yang ada pada kedua media tersebut bisa masuk dalam jaringan internet melalui website. Banyak kelebihan media maassa internet dibanding media yang lain.

Namun akses internet yang masih terbilang bebas bisa berbahaya bagi pengguna yang belum mengerti. Misalnya penipuan, pornografi dsb. Media internet tidak harus dikelola sebuah perusahaan layaknya media cetak dan elektronik,  melainkan bisa dilakukan oleh individu.

More about → Jenis-jenis Media Massa

Jenis-Jenis Tanaman Hortikultura


Hortikultura adalah salah satu jenis tanaman yang di budidayakan manusia. Pengertian hortikultura adalah tanaman yang walnya dibudidayakan di kebun atau pekarangan, berasal dari bahasa Latin hortus (tanaman kebun) dan cultura/colere (budidaya). Kemudian hortikultura digunakan secara lebih luas bukan hanya untuk budidaya di kebun. Ada Macamatau jenis-jenis tanaman Hortikultura yang di bedakan berdasar hasil produknya.

Jenis-jenis Tanaman Hortikultur:
  • Pomologi / Frutikultur (tanaman buah): Manggis, Mangga, Apel, Durian
  • Florikultura (tanaman bunga): Melati, Mawar, Krisan, Anyelir, Begonia, Bugenvil, dll
  • Olerikultura (tanaman sayur): Tomat, Selada, Bayam, Wortel, Kentang, 
  • Biofarmaka (tanman obat): Rosela, Kunyit, Kumis kucing, Pegagan dll

Pada perkembangannya, tanaman hortikultur menjadi tanaman budidaya di perkebunan skala besar. Namun intinya tanaman tersebut layak untuk di budidayakan di kebun pekarangan rumah. Tanaman atau buahnya bisa memberi manfaat langsung kepada orang yang membudidayakan. 

Misalkan tanaman sayur, walaupun ini adalah tanaman yang di budidayakan di ladang, namun ketika di taman di pekarangan buahnya juga bisa langsung dimanfaatkan, itu adalah prinsip tanaman hortikultur.

Bukan Golongan Hortikultur
Di beberapa tempat mungkin terdapat tanaman kakao dan cengkeh di pekarangan. Meskipun ada yang menanam di pekarangan, namun tanaman tersebut bukan dalam kategori Hortikultur, karena perlu proses lagi untuk bisa dimanfaatkan. Kakao dan  cengkeh adalah kategori tanaman industri. 

More about → Jenis-Jenis Tanaman Hortikultura

Analisis Jaringan dalam Komunikasi


Analisis Jaringan Komunikasi adalah istilah jaringan komunikasi menyatakan suatu sistem yang menyalurkan informasi diantara anggota sebuah kelompok. Jaringan komunikasi dapat dipandang sebagai satu dari dua jenis utama, informal atau formal. 

Jaringan informal sering kali disebut sebagai jaringan komunikasi sesaat. Jaringan-jaringan ini terjadi dalam komunikasi antarpribadi di mana tak seorang pun secara sadar menentukan atau menggunakan titik kontak tertentu. Namun, jaringan-jaringan itu muncul ketika para peserta secara bebas berinteraksi dengan setiap orang, dalam tingkat frekuensi dan intensitas yang berbeda. 

Beberapa kajian telah menunjukkan bahwa sepanjang waktu jaringan-jaringan sesaat ini cenderung menjadi sumber informasi yang stabil dan dapat diandalkan, contohnya rumor dan gosip. Jaringan formal sering kali dianggap sebagai jaringan komunikasi terencana. Jaringan ini adalah suatu jenis komunikasi antarpribadi di mana interaksinya terjadi dalam jaringan yang secara sengaja dirancang. Jadi, jaringan ini mempunyai bentuk. Dalam proses pembentukannya, pertimbangan utamanya adalah faktor status dan peranan. 

Banyak kehidupan masyarakat dewasa ini membutuhkan terbentuknya jaringan komunikasi. Kedua jenis jaringan ini mempunyai jaringan keterhubungan yaitu tingkat di mana seorang peserta memiliki akses komunikasi kepada anggota jaringan lainnya. Dalam jaring “semua saluran” (aD-channel), semua anggota dapat berhubungan satu sarna lain.

Dalam jaring “terbatas”, sejumlah peserta memiliki akses terbatas atau sama sekali tidak memiliki akses kepada beberapa anggota jaringan. 

Menurut Wright (1988 : 102 – 104) fokus kajian jaringan komunikasi lebih diarahkan pada pola-pola pengaruh, yaitu siapa yang menjadi influentials atau orang-orang yang berpengaruh dan seberapa jauh penyebaran pengaruhnya. 

Ini berarti, kajian jaringan komunikasi berhubungan dengan ketokohan seseorang. Sebutan tokoh tentu berkait erat dengan status. Dan status adalah bagian yang tak terpisahkan dengan pengaruh atau aksesibilitas masyarakat setempat terhadap sumber informasi dan segala aspeknya. 

Analisis jaringan ini dapat dilihat melalui hubungan – hubungan yang terdapat diantara orang – orang dan diantara klik – klik pada suatu topik tertentu yang dapat diungkapkan dengan teknik – teknik sosiomentri dan didasarkan pada penemuan “siapa berinteraksi dengan siapa“ (Gonzalez dalam Jahi, 1993 : 94). 

Bukti nyata efek jaringan komunikasi pada perubahan perilaku seseorang diperoleh dari beberapa studi tentang adopsi program atau kegiatan pemerintah. Seperti dinyatakan Gonzales, untuk sebagian, perilaku seseorang dipengaruhi oleh hubungan orang tersebut dengan orang lain atau oleh jaringan komunikasi yang diikutinya (lihat, Gonzales dalam Jahi, 1993: 98).

sumber

More about → Analisis Jaringan dalam Komunikasi

Macam-Macam Organisasi Perusahaan

Macam-macam organissasi perusahaan berbasis komersial dalam bidang industri dan agribisnis antara lain adalah:

1. Perusahaan Perseorangan
Perusahaan perseorangan atau pribadi (single or individual proprietorship), yakni organisasi yang dimiliki dan dikendalikan oleh satu orang. Perusahaan perseorangan cenderung merupakan bisnis kecil. Apabila bisnis mencapai ukuran tertentu, bentuk organisasi bisnis lainnya biasanya menjadi lebih menarik.

2. Perseroan Komanditer (CV)
Dalam perseroan komanditer yang juga disebut Commaditaire Vennootschaap (CV) terdapat hal yang berbeda yakni salah satu atau beberapa anggota bertanggung jawab tidak terbatas dan anggota yang lain bertanggung jawab terbatas terhadap utang-utang perusahaan.

3. Firma
Adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara 2 orang atau lebih dengan nama bersama dimana tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas, sedangkan laba yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi bersama-sama. Demikian pula halnya jika menderita rugi semuanya ikut menanggung.

4. PT ( Perseroan Terbatas )
Merupakan suatu badan hukum karena memiliki kekayaan sendiri yang terpisah dari kekayaan pribadi masing-masing pemegang saham. Kepada pemegang saham hanya dibayarkan deviden apabila perseroan itu mendapat laba. Saham yang dikeluarkan oleh suatu perseroan terbatas pada pokoknya dapat digolongkan kedalam 2 jenis saham yaitu:

More about → Macam-Macam Organisasi Perusahaan

Definisi dan Ciri-Ciri Organisasi

Pengertian atau Definisi Organisasi menurut teori para ahli:

Ernest Dale, organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu  struktur atau pola hubunngan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok.

Cyril Soffer, organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil

Kast  dan Rosenzweig, organisasi adalah sub system teknik, sub system struktural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.

Dari beberapa definisi organisasi tadi, dapat disimpulkan bahwa definisi umum organisasi yaitu sekelompok orang yang secara bersama-sama ingin mencapai tujuan

Ciri-ciri organisasi:
  • Lembaga sosial yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan.
  • Dikembangkan untuk mencapai tujuan
  • Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun
  • Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.


More about → Definisi dan Ciri-Ciri Organisasi

Proses Perkecambahan Biji

Proses perkecambahan biji tanaman merupakan suatu rangkaian kompleks dari perubahan-perubahan morfologi, fisiologi dan biokimia. Proses perkecambahan yang baik menjadi salah satu syarat utama tanaman akan tumbuh baik dan subur di masa muda (juvenile). 

Perkecambahan adalah proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. Hasil perkecambahan ini adalah munculnya tumbuhan kecil dari dalam biji. Proses perubahan embrio saat perkecambahan adalah plumula tumbuh dan berkembang menjadi batang, dan radikula tumbuh dan berkembang menjadi akar. 

Perkecambahan biji berhubungan dengan aspek kimiawi. Proses tersebut meliputi beberapa tahapan, antara lain imbibisi, sekresi hormon dan enzim, hidrolisis cadangan makanan, pengiriman bahan makanan terlarut dan hormon ke daerah titik tumbuh atau daerah lainnya, serta asimilasi (fotosintesis). 

Secara fisiologi, proses perkecambahan berlangsung dalam beberapa tahapan penting, meliputi: (Mayer dan Mayber, 1975)
  1. Absorbsi air
  2. Metabolisme pemecahan materi cadangan makanan
  3. Transpor materi hasil pemecahan dari endosperm ke embrio yang aktif tumbuh.
  4. Proses-proses pembentukan kembali materi-materi baru.
  5. Respirasi
  6. Pertumbuhan 

Faktor-Faktor Proses Perkecambahan Biji

Faktor internal proses perkecambahan biji ditentukan keseimbangan antara promoter dan inhibitor perkecambahan, terutama asam gliberelin (GA) dan asam abskisat (ABA). 

Faktor eksternal yang merupakan ekologi perkecambahan meliputi air, suhu, kelembaban, cahaya, dan adanya senyawa-senyawa kimia tertentu yang berperilaku sebagai inhibitor perkecambahan. (Mayer dan Mayber, 1975)


Pustaka
Mayer, A.M and A. Poljakoff-Mayber., 1975. The Germination of Seeds. Second Edition. Volume 5. Pergamon Press Ltd. USA. pp:48-50.


More about → Proses Perkecambahan Biji

Peran Kelompok Tani dalam Sistem Pertanian


Kelompok tani adalah merupakan perkumpulan yang beranggotakan para petani desa tersebut, meskipun tidak semua petani di desa tersebut mengikuti kegiatan ini. Ketua kelompok tani dipilih dari salah seorang petani yang dianggap memiliki pengetahuan dan wawasan luas. Ketua kelompok tani yang terpilih diharapkan dapat menjalankan tugas dan kewajibannya antara lain mengkoordinasikan kegiatan gotong-royong untuk pengolahan lahan anggota kelompok tani secara bergantian, mengkoordinasikan penjualan hasil produksi, dan melakukan hubungan dengan pihak penyuluh maupun dinas pertanian  

Peran kelompok tani dalam pertanian menjadi organisasi petani yang menjalankan kerjasama antar anggota mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat tani, sebab segala kegiatan dan permasalahan dalam berusaha tani dilaksanakan oleh kelompok secara bersamaan. Dengan adanya kelompok tani, para petani dapat bersama - sama memecahkan permasalahan yang antara lain berupa pemenuhan sarana produksi pertanian, teknis produksi dan pemasaran hasil. Kelompok tani sebagai wadah organisasi dan bekerja sama antar anggota mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat tani, sebab segala kegiatan dan permasalahan dalam berusaha tani dilaksanakan oleh kelompok secara bersamaan. Melihat potensi tersebut, maka kelompok tani perlu dibina dan diberdayakan lebih lanjut agar dapat berkembang secara optimal.

Pentingnya pembinaan petani dengan pendekatan kelompok tani merupakan salah satu syarat pelancar pembangunan pertanian adalah adanya kegiatan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Mengembangkan kelompok tani adalah berarti membangun keinginan, dan kepercayaan pada diri sendiri agar dapat terlibat secara aktif dalam pembangunan. Disamping itu agar mereka dapat bergerak secara metodis, berdayaguna, dan teroganisir. Suatu gerakan kelompok tani yang tidak teroganisir dan tidak mengikuti kerjasama menurut pola-pola yang maju, tidak akan memecahkan masalah-masalah yang dihadapi petani.

Beberapa keuntungan dari pembentukan kelompok tani itu, antara lain :
  • Semakin eratnya interaksi dalam kelompok dan semakin terbinanya kepemimpinan kelompok.
  • Semakin terarahnya peningkatan secara cepat tentang jiwa kerjasama antar petani.
  • Semakin cepatnya proses difusi penerapan inovasi atau teknologi baru.
  • Semakin naiknya kemampuan rata-rata pengembalian hutang petani.
  • Semakin meningkatnya orientasi pasar, baik yang berkaitan dengan masukan (input) atau produk yang dihasilkannya.
  • Semakin dapat membantu efesiensi pembagian air irigasi serta pengawasannya oleh petani sendiri.


Sedangkan alasan utama dibentuknya kelompok tani adalah :
  • Untuk memanfaatkan secara lebih baik (optimal) semua sumber daya yang tersedia.
  • Dikembangkan oleh pemerintah sebagai alat pembangunan.

sumber

More about → Peran Kelompok Tani dalam Sistem Pertanian

Penjelasan Modal Sosial

Modal sosial merupakan sumberdaya sosial yang dapat dipandang sebagai investasi untuk mendapatkan sumberdaya baru dalam masyarakat. Oleh karena itu modal sosial diyakini sebagai salah satu komponen utama dalam menggerakkan kebersamaan, mobilitas ide, saling kepercayaan dan saling menguntungkan untuk mencapai kemajuan bersama. 

Pengertian  modal sosial adalah penampilan organisasi sosial, seperti kepercayaan, norma-norma (atau hal timbal balik), dan jaringan (dari ikatan-ikatan masyarakat), yang dapat memperbaiki efisiensi masyarakat dengan memfasilitasi  adanya koordinasi dan kerjasama bagi keuntungan bersama. Putnam, et al (dalam Suharto, 2007) 


Fukuyama (1999) menyatakan bahwa modal  sosial memegang peranan yang sangat penting dalam memfungsikan dan memperkuat kehidupan masyarakat modern. Modal sosial  merupakan  syarat yang harus dipenuhi  bagi pembangunan manusia, pembangunan ekonomi, sosial, politik dan stabilitas demokrasi, Berbagai permasalahan dan penyimpangan yang terjadi di berbagai negara determinan utamanya adalah kerdilnya modal sosial yang tumbuh di tengah masyarakat. Modal sosial yang lemah akan meredupkan semangat gotong royong, memperparah kemiskinan, dan menghalangi upaya untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk. 

Unsur-Unsur Modal Sosial
  1. Kepercayaan, tumbuhnya sikap saling percaya antar individu dan antar institusi dalam masyarakat; 
  2. Kohesivitas, adanya hubungan yang erat dan padu dalam membangun solidaritas masyarakat 
  3. Altruisme,  paham yang mendahulukan kepentingan orang lain;  
  4. Perasaan tidak egois dan tidak individualistik yang mengutamakan kepentingan umum dan orang lain di ataskepentingan sendiri  
  5. Gotongroyong,  sikap empati dan perilaku yang mau menolong  orang lain dan bahu-membahu dalam melakukan berbagai upaya untuk kepentingan bersama
  6. Jaringan, dan kolaborasi sosial, membangun hubungan dan kerjasama antar individu dan antar institusi baik di dalam komunitas sendiri/ kelompok maupun di luar komunitas/kelompok dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. 
6 Unsur Modal Sosial Menurut Hasbullah (2006)

1. Participation in a network.  Kemampuan sekelompok orang untuk melibatkan diri 
dalam suatu jaringan hubungan sosial, melalui berbagai variasi hubungan yang saling berdampingan dan dilakukan atas dasar prinsip kesukarelaaan (voluntary), kesamaan (equality), kebebasan (freedom), dan keadaban (civility). Kemampuan anggota kelompok atau anggota masyarakat untuk selalu menyatukan diri dalam suatu pola hubungan yang sinergis akan sangat besar pengaruhnya dalam menentukan kuat tidaknya modal sosial suatu kelompok. 

2. Reciprocity.  Kecenderungan saling  tukar kebaikan antar individu dalam suatu kelompok atau antar kelompok itu sendiri. Pola pertukaran terjadi dalam suatu kombinasi jangka panjang dan jangka pendek dengan nuansa altruism tanpa mengharapkan imbalan.  Pada masyarakat dan kelompok-kelompok sosial yang terbentuk yang memiliki bobot resiprositas kuat akan melahirkan suatu masyarakat yang memiliki tingkat modal sosial yang tinggi. 

3.  Trust. Suatu bentuk keinginan untuk mengambil resiko dalam hubungan-hubungan sosialnya yang didasari oleh perasaan yakin bahwa yang lain akan melakukan sesuatu seperti yang diharapkan dan akan senantiasa bertindak dalam suatu pola tindakan yang saling mendukung. Paling tidak, yang lain tidak akan bertindak merugikan diri dan kelompoknya (Putnam, 1993).  Tindakan kolektif yang didasari saling percaya akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai bentuk dan dimensi terutama dalam konteks kemajuan bersama. Hal ini memungkinkanmasyarakat untuk bersatu dan memberikan kontribusi pada peningkatan modal sosial. 

4. Social norms.  Sekumpulan aturan yang diharapkan dipatuhi dan diikuti oleh masyarakat dalam suatu entitas sosial tertentu. Aturan-aturan ini biasanya terinstitusionalisasi, tidak tertulis  tapi dipahami sebagai penentu pola tingkah laku yang baik dalam konteks hubungan sosial sehingga ada sangsi sosial yang diberikan jika melanggar. Norma sosial akan menentukan kuatnya hubungan antar individu karena merangsang kohesifitas sosial yang berdampak positif bagi perkembangan masyarakat.  Oleh karenanya norma sosial disebut sebagai salah satu modal sosial. 

5. Values.  Sesuatu ide yang telah turun temurun dianggap benar dan penting oleh anggota kelompok masyarakat. Nilai merupakan hal yang penting dalam kebudayaan, biasanya ia tumbuh dan berkembang dalam mendominasi kehidupan kelompok masyarakat tertentu serta mempengaruhi aturan-aturan bertindak dan berperilaku masyarakat yang pada akhirnya membentuk pola cultural. 

6. Proactive action.  Keinginan yang kuat dari anggota kelompok untuk tidak saja berpartisipasi tetapi senantiasa mencari jalan bagi keterlibatan  anggota kelompok dalam suatu kegiatan masyarakat.  Anggota kelompok melibatkan diri dan mencari kesempatan yang dapat memperkaya hubungan-hubungan sosial dan menguntungkan kelompok.  Perilaku inisiatif dalam mencari informasi berbagai pengalaman, memperkaya ide, pengetahuan, dan beragam bentuk inisiatif lainnya baik oleh individu mapun kelompok, merupakan wujud modal sosial yang berguna dalam membangun masyarakat.

Pustaka:
  • Fukuyama, Francis.1995. Trust:  Kebajikan Sosial dan  Penciptaan Kemakmuran. Yogyakarta: Penerbit Qalam. 
  • Fukuyama, Francis.1999. The End of History and The Last Man: Kemenangan Kapitalisme dan Demokrasi Liberal. Yogyakarta: Penerbit Qalam 
  • Hasbullah, Jousairi.2006.  Sosial Capital (Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia). Jakarta: MR United Press. 
  • Suharto, Edy.2007. Modal Sosial dan Kebijakan Publik. pdf 

More about → Penjelasan Modal Sosial

Macam-Macam Lembaga Desa

Lembaga Desa adalah lembaga yang dibentuk oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan merupakan mitra pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat. Lembaga kemasyarakatanditetapkan dengan Peraturan Desa. Salah satu fungsi lembaga kemasyarakatan adalah sebagai penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat dalam pembangunan. 

Pengertian lembaga adalah sistem hubungan sosial yang terorganisir yang mewujudkan nilai-nilai dan tata cara umum tertentu dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat tertentu. 

Macam-Macam Lembaga Desa

Lembaga Modern

1. LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa atau Kelurahan)
Mempunyai tugas menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, menggerakkan swadaya gotong royong masyarakat, melaksanakan dan mengendalikan pembangunan.

2. PKK 
Lebih mengedepankan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender serta dibidang kesehatan Ibu dan Anak.

3. RT dan RW 
Menitik beratkan urusan pemerintahan dan sosial dan kemasyarakatan. RT/RW mempunyai tugas membantu Pemerintah Desa dan Lurah dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.

4. Koperasi Desa
Lembaga desa yang bertindak di bidang ekonomi sebagai sarana simpan pinjam dan memberi kemudahan masyarakat desa mendapat modal pinjaman usaha. Di bidang pertanian ,koperasi dapat menjadi sarana penyedian bantuan  bibit, pupuk, pestisida dsb

Lembaga Tradisional

1. Karang Taruna 
Karang Taruna mempunyai tugas menanggulangi berbagai masalah kesejahteraan sosial terutama yang dihadapi generasi muda, baik yang bersifat preventif, rehabilitatif, maupun pengembangan potensi generasi muda di lingkungannya.

2. Pager Gunung 
Berperan dalam kegiatan ekonomi kemasyarakatan dengan dibagi menjadi devisi atau unit-unit kegiatan seperti unit Pertanian Organik, unit Peternakan dan Perikanan, Unit Perkebunan dan Kehutanan, serta unit Simpan Pinjam.

3. Sambatan/gotong royong
Sebuah kegiatan kebersamaan yang terorganisir oleh tokoh desa yang menyelenggarakan kegiatan saling membantu pihak yang punya kerja (gawe). Misalnya membangun rumah, membangun masjid, dan bersih jalan.

More about → Macam-Macam Lembaga Desa

Jenis-Jenis Tanaman Serealia

Pengertian Serealia adalah jenis tumbuhan golongan rumput-rumputan(Gramineae) yang dibudidayakan untuk menghasilkan biji sebagai bahan pangan. Biji tumbuhan serealia sebenarnya adalah buah tipe khusus yang disebut karyopsis. 
Serealia merupakan bahan pangan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia, tetapi jenis-jenis serealia yang mengemban peran ini hanya sebagian kecil dari berbagai jenis serealia.

Jenis-Jenis Tanaman Serealia

1. Padi (Oriza sativa)
Padi tanaman paling umum dibudidayakan petani Indonesia sebagai sumber makanan pokok yaitu beras.

2. Jagung (Zea mays)

Jagung juga termasuk Gramineae yang dibudidayakan sebagi penghasil biji-biji corn.

3. Gandum (Triticum sp)
Tanaman gandum paling populer di daratan Amerika dan Eropa. Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu.

4. Sorgum (Sorghum sp)
Tanaman sorghum termasuk menjadi bahan pokok, namun jarang dibudidayakan  khusunya di daerah Jawa. banyak dibudidayakan  didaerah Afrika karena tahan kering.

4. Barlay (Hordeum vulgare)
Barlay atau jelay juga termasuk tanaman biji-bijian serealia mirip padi, konsumsi barlay dunia hanya 10% saja, lainya adalah untuk campuran tepung.

More about → Jenis-Jenis Tanaman Serealia

Cara Sederhana Pembuatan Kompos

Pembuatan kompos adalah menumpukkan bahan-bahan organik dan membiarkannya terurai menjadi bahan-bahan yang mempunyai nisbah C/N yang rendah (telah melapuk) (Hasibuan, 2006).

Cara Sederhana pembuatan Kompos (Sutejo 2002)

Bahan Pembuatan Kompos
  1. Bahan warna hijau.  Bahan warna hijau ini maksudnya yang banyak mengandung Nitrogen (N).  Untuk proyek ini hijauan ini didapat dari sampah dapur, daun-daunan dan rumput dari halaman.
  2. Bahan warna coklat.  Maksudnya Karbon (C) dan biasanya berwana coklat, misalnya: sekam, jerami, gergajian kayu, potongan kertas dan kardus.
  3. Kotoran hewan (kambing/sapi)
  4. Suhu
  5. Udara.
Langkah Membuat Kompos
  1. Menggunakan bahan-bahan mentah (serasah,jerami, sampah daun-daun organic) ditumpuk 50 m. 
  2. Kemudian diberi pupuk kandang atau sayur busuk sebagai aktifator, setelah beberapa hari temperatur akan naik, temperatur ini bisa mematikan kuman-kuman serta biji-biji tanaman pengganggu. 
  3. Tumpukan diinjak-injak sehingga keadaan menjadi anaerob, selanjutnya ditambahkan bahan-bahan mentah sehingga tumpukan mencapai sekitar 80 cm, demikian seterusnya perlakuan penamabahan dilakukan sampai tumpukan menjadi tinggi sekitar 1,5 m. 
  4. kemudian tumpukan ditutup dengan lapisan tanah bagian atasnya, perlakuan demikian untuk mencegah kehilangan N lebih lanjut dan juga melindungi kompos dari pengaruh teriknya sinar matahari. Setelah 2 bulan biasanya kompos telah matang dan dapat dipergunakan.
Ciri-ciri kompos jadi bermutu  baik
  1. Struktur kompos remah dan lunak, tidak  menggumpal atau melumpur
  2. Warna coklat hitam, terlalu hitamjikakompos terlalalu basah
  3. Kadar air sekitar 30%, jika diperas tidak air menetes
  4. Artoma menyerupai humus tanah, tidak terlalu busuk
  5. PH 6-7


More about → Cara Sederhana Pembuatan Kompos

Teori-Teori Komunikasi Massa

Teori-Teori Komunikasi Massa - Teori adalah gagasan dari suatu kejadian yang membantu kita menjelaskan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa terjadi.

Komunikasi massa adalah jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat.

Agenda Setting Theory
Teori ini menetapkan titik temu antara asumsi media tentang kebutuhan publik akan informasi dan harapan publik terhadap informasi yang disajikan oleh media. Tetapi ini tidak selalu berhasil, dan yang kerap teradi adalah media mensetting pikiran khalayak. Jadi apa yang dianggap penting oleh media, maka akan dianggap penting pula oleh masyarakat.

Uses and Gratifications Theory
Teori kegunaan dan kepuasan memandang pengguna media mempunyai kesempatan untuk menentukan pilihan-pilihan media sumber beritanya. Dalam hal ini, pengguna media berperan aktif dalam kegiatan komunikasi untuk memenuhi kepuasannya.

Teori ini mempertimbangkan apa yang dilakukan orang pada media, yaitu menggunakan media untuk pemuas kebutuhannya. Penganut teori ini meyakini bahwa individu sebagai mahluk supra-rasional dan sangat selektif. Menurut para pendirinya, Elihu Katz;Jay G. Blumler; dan Michael Gurevitch (dalam Jalaluddin Rakhmat, 1984), uses and gratifications meneliti asal mula kebutuhan secara psikologis dan sosial, yang menimbulkan harapan tertentu dari media massa atau sumber-sumber lain , yang membawa pada pola terpaan media yang berlainan (atau keterlibatan pada kegiatan lain), dan menimbulkan pemenuhan kebutuhan dan akibat-akibat lain.

Perkembangan teori Uses and Gratification Media dibedakan dalam tiga fase (dalam Rosengren dkk., 1974), yaitu:

Fase pertama ditandai oleh Elihu Katz dan Blumler (1974) memberikan deskripsi tentang orientasi subgroup audiens untuk memilih dari ragam isi media. Dalam fase ini masih terdapat kelemahan metodologis dan konseptual dalam meneliti orientasi audiens.
Fase kedua, Elihu Katz dan Blumler menawarkan operasionalisasi variabel-variabel sosial dan psikologis yang diperkirakan memberi pengaruh terhadap perbedaan pola–pola konsumsi media. Fase ini juga menandai dimulainya perhatian pada tipologi penelitian gratifikasi media.
Fase ketiga, ditandai adanya usaha menggunakan data gratifikasi untuk menjelaskan cara lain dalam proses komunikasi, dimana harapan dan motif audiens mungkin berhubungan.
Kristalisasi dari gagasan, anggapan, temuan penelitian tentang Uses and Gratification Media mengatakan, bahwa kebutuhan social dan psikologis menggerakkan harapan pada media massa atau sumber lain yang membimbing pada perbedaan pola-pola terpaan media dalam menghasilkan pemuasan kebutuhan dan konsekuensi lain yang sebagian besar mungkin tidak sengaja.

Elihu Katz;Jay G. Blumler; dan Michael Gurevitch (dalam Baran dan Davis, 2000) menguraikan lima elemen atau asumsi-asumsi dasar dari Uses and Gratification Media sebagai berikut:
  1. Audiens adalah aktif, dan penggunaan media berorientasi pada tujuan.
  2. Inisiative yang menghubungkan antara kebutuhan kepuasan dan pilihan media spesifik terletak di tangan audiens
  3. Media bersaing dengan sumber-sumber lain dalam upaya memuaskan kebutuhan audiens
  4. Orang-orang mempunyai kesadaran-diri yang memadai berkenaan penggunaan media, kepentingan dan motivasinya yang menjadi bukti bagi peneliti tentang gambaran keakuratan penggunaan itu.
  5. Nilai pertimbangan seputar keperluan audiens tentang media spesifik atau isi harus dibentuk.

Hypodermic Needle Theory (Teori Jarum Suntik)
Audiens (Receiver/R) dalam teori ini dipandang bersikap pasif dan segala informasi yang diterima, dengan sendirinya juga audiens terpengaruhi sikapnya. Makanya teori ini disebut teori jaum hipodermik, karena daya serap audiens yang efektif seperti sedang menerima suntikan. Pada dasarnya, model ini berpendapat bahwa pesan langsung diterima dan seluruhnya diterima oleh penerima.

Teori perbedaan individu
Setiap orang memiliki daya selektifitas yang tinngi dalam menerima terpaan media massa sehingga antara satu individu dengan individu lainnya berbeda dalam menerima informasi dari media tersebut. Bukan menonton demo buruh, tergantung kelompok).


Teori kategori sosial
Kumpulan, kelompok, atau kategori-kategori sosial yang ada di masyarakat akan memberikan tanggapan yang seragam terhadap terpaan media.

Spiral of Silence Theory
Teori memandang adanya kecenderungan minoritas mengambil sikap diam di tengah situasi yang didominasi mayoritas. Diam dapat berarti, menyesuaikan pendapat dengan mayoritas atau menyembunyikan pendapat agar tidak terisolasi dalam kepungan mayoritas.

Teori Spiral Keheningan ini dapat diuraikan sebagai berikut: individu memiliki opini tentang berbagai isu. Akan tetapi, ketakutan akan terisolasi menentukan apakah individu itu akan mengekspresikan opini-opininya secara umum. Untuk meminimalkan kemungkinan terisolasi, individu-individu itu mencari dukungan bagi opini mereka dari lingkung annya, terutama dari media massa.

Media massa – dengan bias kekiri-kirian mereka – memberikan interpretasi yang salah pada individu-individu itu tentang perbedaan yang sebenarnya dalam opini publik pada berbagai isu. Media mendukung opini-opini kelompok kiri dan biasanya menggambarkan kelompok tersebut dalam posisi yang dominan.

Sebagai akibatnya, individu-individu itu mungkin mengira apa yang sesungguhnya posisi mayoritas sebagai opini suatu kelompok minoritas. Dengan berlalunya waktu, maka lebih banyak orang akan percaya pada opini yang tidak didukung oleh media massa itu, dan mereka tidak lagi mengekspresikan pandangan mereka secara umum karena takut akan terisolasi. Selama waktu tersebut, karena ‘mayoritas yang bisu’ tetap diam, ide minoritas mendominasi diskusi. Yang terjadi kemudian, apa yang pada mulanya menjadi opini minoritas, di kemudian hari dapat menjadi dominan.

Diffusion of Innovation Theory
Teori ini menempatkan orang yang memiliki informasi atau penemuan sebagai orang yang memiliki potensi mempengaruhi secara massal. Pada pilihan yang inovatif: Sebuah Analisis Ekonomi dari Dinamika Teknologi, Mario Amendola dan Jean-Luc Gafford bandingkan proses inovasi dengan difusi dari inovasi sebagai “sejauh dan kecepatan yang akan digunakan untuk melanjutkan ekonomi yang unggul untuk mengadopsi teknik. Difusi atau penyesuaian ini dapat seketika atau bertahap.


sumber

More about → Teori-Teori Komunikasi Massa

Penjelasan Teori Komunikasi

Penjelasan Teori Komunikasi - Menurut CRAGAN & SHIELDS, 1998) Teori komunikasi merupakan hubungan di antara konsep teoretikal yang membantu memberi, secara keseluruhan ataupun sebahagian, berupa keterangan, penjelasan, penerangan, penilaian ataupun ramalan tindakan manusia berdasarkan komunikator (orang) berkomunikasi (bercakap, menulis, membaca, mendengar, menonton, dan sebagainya) untuk jangka masa tertentu melalui media
.
Teori komunikasi adalah komunikasi yang mengacu pada proses pertukaran pesan dan sinyal di antara aktor-aktor sosial, sebagai suatu elemen penting dalam konstruksi arti dan persepsi, yang merupakan kepedulian sentral dalam model tersebut.

Terdapat dua aspek utama yang dilihat secara tidak langsung dalam bidang ini sebagai satu bidang pengkajian yang baru.

Aspek pertama ialah perkembangan dari beberapa sudut atau kejaidian seperti teknologi komunikasi, perindustrian dan politik dunia. Teknologi komunikasi contohnya radio, televisi, telefon, setelit, rangkaian komputer telah menghasilkan ide untuk mengetahui apakah kesan perkembangan teknologi komunikasi terhadap individu, masyarakat dan penduduk disebuah negara. 

Aspek kedua ialah dari sudut kajian di mana para pelajar berminat untuk mengkaji bidang-bidang yang berkaitan dengan komunikasi seperti mereka yang dari bidang psikologi sosial mengkaji penggunaan teknologi baru terhadap kesan tayangan animasi kepada anak-anak , propaganda dan dinamik kelompok. penjelasan atas politik dunia seperti menganalisa propaganda Nazi yang mampu mempengaruhi pendengar sehingga mereka patuh dan bersatu. 

Pengertian ilmu komunikasi, pada dasarnya mempunyai ciri yang sama dengan pengertian ilmu secara umum. Yang membedakan adalah objek kajiannya, di mana perhatian dan telah difokuskan pada peristiwa-peristiwa komunikasi antar manusia.

Menurut Berger & Chafee (1987) menyatakan bahwa Ilmu komunikasi adalah suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang.


More about → Penjelasan Teori Komunikasi