Tampilkan postingan dengan label Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Usaha. Tampilkan semua postingan

Langkah-Langkah Membuat Arang Kayu

Cara membuat arang dari kayu  perlu beberapa langkah saja, tidak  terlalu sulit.Bahan bakar arang semakin diminati untuk memenuhi bahan bakar para penjual makanan, kuliner bakar yang semakin  marak dijajakan. Yang perlu dikethuai adalah kayu untuk membuat arang yang digunakan adalah jenis kayu keras suapaya jadinya maksimal.Kayu jati, aksia, lamtoro, sawo dll dipilih yang paling murah, supaya mendapat untung yang maksimal. Berikut langkah-langkah membuat arang kayu. 

Susun kayu yang kering menyerupai piramida (masing-masing kayu posisinya berdiri) sehingga pangasapan/ karbonasi bisa merata dan memudahkan perambatan panas. Kayu bakar sebaiknya yang benar-benar kering, sehingga menghasilkan arang yang berkualitas (proses karbonisasi sempurna hingga ke bagian dalam kayu).

Bungkus/ tutupi tumpukan kayu bakar tadi dengan jerami atau sampah yang telah kering hingga menutupi seluruh tumpukan kayu. Akan lebih bagus lagi bisa di tambah dengan oli bekas untuk mempercepat perambatan panas.

Tutup/ timbun dengan pasir atau tanah tumpukan kayu yang telah dibungkus jerami atau sampah kering tadi. Sisakan bagian atas dan bagian bawah jangan sampai tertutup rapat. Tanah atau pasir yang digunakan sebaiknya yang lembab dengan cara disemprot air terlebih dahulu.

Bakar jerami atau sampah pembungkus kayu bakar tadi, mulai dari atas (yang tidak tertutup). Tunggu sampai api sudah mencapai bagian tangah sampah yang membungkus kayu tadi.

Tutupi/ timbun dengan pasir bagian atas tumpukan kayu tadi yang tidak tertutuppasir sedikit-demi sedikit hingga nyala api mati dan asap tetap mengepul. Buatlah lobang di bagian bawah dari tumpukan pasir tadi sebanyak sekitar 5 lobang berkeliling.

Tutupi dengan pasir hingga tertutup semua agak tebal, jika api/asap padam, kurangi tutup yang diatas, tambahi sampah kering atau jerami lagi, bakar lagi dan tutupi sedikit demi sedikit.Tunggu antar 2 hingga 3 hari sambil dikontrol apakah asapnya masih terus mengepul. Setelah 3 hari biasanya sudah bisa dibongkar.


Arang sudah siap digunakan atau dijual. Sebelum dikemas, sebaiknya seleksi dulu, karena biasanya tidak semua kayu akan terkarbonasi dengan sempurna dan angin-anginkan dulu atau jemur jika perlu. Kayu yang belum sempurna jadi arang bisa di jadikan bahan baku pembuatan arang berikutnya.
sumber 

More about → Langkah-Langkah Membuat Arang Kayu

Mengirim Naskah Supaya Dimuat di Koran


Bagi yang hobi jurnalis sangat berpeluang menambah uang saku dengan hobinya, ya! mengirim tulisan ke majalah, surat kabar atau koran harian. Tentu saja jika tulisan kita bisa dimuat, pasti hasilnya lumayan. Namun tentu saja melalui proses seleksi yang ketat, apalagi sekelas koran Kompas, Jawa Pos, Republika dsb, yang bayarannya lumayan besar. Nah, mari ketahui cara mengirim naskah supaya dimuat di koran, pastikan naskah artikel yang kita buat bisa bersaing.

“Kita (Harian Kompas) sangat perlu artikel-artikel dari penulis baru yang panjangnya sekitar 3.500 sampai 5.000 karakter” Itu kutipan langsung Tati Samhadi, editor opini Harian Kompas. Ini salah satu contoh peluang dari surat kabar kompas. 

Kriteria artikel naskah surat kabar

  1. Asli, bukan plagiasi, bukan saduran, bukan terjemahan, bukan sekadar kompilasi, bukan rangkuman pendapat/buku orang lain .
  2. Belum pernah dimuat di media atau penerbitan lain termasuk Blog, dan juga tidak dikirim bersamaan ke media atau penerbitan lain.
  3. Topik yang diuraikan atau dibahas adalah sesuatu yang actual, relevan, dan menjadi persoalan dalam masyarakat.
  4. Substansi yang dibahas menyangkut kepentingan umum, bukan kepentingan komuninas tertentu, karena Kompas adalah media umum dan bukan majalah vak atau jurnal dari disiplin tertentu.
  5. Artikel mengandung hal baru yang belum pernah dikemukakan penulis lain, baik informasinya, pandangan, pencerahan, pendekatan, saran, maupun solusinya.
  6. Uraiannya bisa membuka pemahaman atau pemaknaan baru maupun inspirasi atas suatu masalah atau fenomena.
  7. Penyajian tidak berkepanjangan, dan menggunakan bahasa populer/luwes yang mudah ditangkap oleh pembaca yang awam sekalipun. Panjang tulisan 3,5 halaman kuarto spasi ganda atau 700 kata atau 5000 karakter (dengan spasi) ditulis dengan program Words.
  8. Artikel tidak boleh ditulis berdua atau lebih.
  9. Menyertakan data diri/daftar riwayat hidup singkat (termasuk nomor telepon / HP), nama Bank dan nomor rekening.
  10. Ke Alamat e-mail yang tepat



Selain itu juga ketahui  17 hal yang harus dihindari dalam penulisan naskah

1. Topik atau tema kurang aktual
2. Argumen dan pandangan bukan hal baru
3. Cara penyajian berkepanjangan
4. Cakupan terlalu mikro atau lokal
5. Pengungkapan dan redaksional kurang mendukung
6. Konteks kurang jelas
7. Bahasa terlalu ilmiah/akademis, kurang populer
8. Uraian Terlalu sumir
9. Gaya tulisan pidato/makalah/kuliah
10. Sumber kutipan kurang jelas
11. Terlalu banyak kutipan
12. Diskusi kurang berimbang
13. Alur uraian tidak runut
14. Uraian tidak membuka pencerahan baru
15. Uraian ditujukan kepada orang
16. Uraian terlalu datar
17. Alinea pengetikan panjang-panjang.

Cara mengirim naskah

Sekarang sangat mudah tinggal send melalui email yang tercantum di majalahnya, jika ga yakin coba kontak dan tanyakan prosedurnya. Rata-rata media cetak menerima naskah dari email.
Bayangkan 10 tahun yang lalu, beli materai, bungkus surat, seminggu baru terkirim lewat pos.

Semangat kawan. doaakan aku supaya bisa jadi jurnalis dibidang pertanian :-)

More about → Mengirim Naskah Supaya Dimuat di Koran

Cara Sukses Bisa Menjadi Penulis Lepas

Menjadi penulis adalah peluang besar untuk menambah penghasilan. Penulis lepas sebutan bagi yang suka membuat dan mengirim tulisan ke majalah, penerbit atau penulis konten website, bahkan bisa menjadi pekerjaan utama yang banyak profit. Bagaimana cara untuk bisa menjadi penulis lepas?

Yang jelas modal awal adalah keahlian mengarang, menyususn kata yang baik dan membuat kalimat yang enak dibaca. Kebanyakan penulis lepas mengincar jenis buku terbitan yang lebih profitable jangka panjang. 

Seperti yang kita ketahui, beberapa jenis penerbit membutuhkan banyak penulis yang bisa membantu melancarkan usaha mereka. Seringkali penulis dari dalam perusahaan sudah ‘over load’ sehingga membutuhkan bantuan dari penulis lepas. 

langkah terjun menjadi penulis lepas

1. Fokus
Memilih jenis tulisan nonfiksi kreatif (artikel panjang berbentuk esai dengan narasi yang berbunyi hampir seperti fiksi) ? Atau apakah anda senang menulis hal-hal yang lebih praktis, seperti artikel yang berbentuk panduan prosedural? Atau mungkin Anda ingin menulis review buku atau video game, software atau peralatan? Persempitlah topik tulisan anda, bila dibutuhkan anda dapat memperluasnya dalam perjalanan karir anda.

2. Adopsi
Anda mempunyai situs web, majalah atau buku yang menjadi favorit anda? Apakah ada penulis yang gaya tulisannya mengilhami anda? Cari penerbit yang mempublikasikan jenis konten yang anda suka, dan pelajari teknik menulis mereka. Bukan berusaha untuk menirunya,  tetapi langkah ini hanya untuk membantu anda menemukan gaya tulisan anda.

3. Buat daftar
Buat daftar singkat nama-nama penerbit untuk target tulisan anda. Dengan asumsi Anda baru memulai, daftar penerbit tersebut mungkin berisi oleh seorang penulis-penulis pemula juga, tapi jangan takut untuk memasukkan beberapa penerbit yang lebih tinggi profil penulisnya. Dan jangan mengabaikan apa yang sebenarnya ada di dekat anda, seperti : koran lokal, majalah lokal, atau situs web yang mempublikasikan jenis tulisan Anda.

4. Susun tulisan anda.
Kumpulkan beberapa tulisan terbaik anda – yang telah diterbitkan atau belum - yang mewakili anda dengan baik dan sesuai dengan jenis konten yang anda cari.

5. Kontak
Pergi ke website perusahaan penerbit anda, cari URL-nya untuk situs publikasi web, dan cari pedoman pengajuan untuk artikel anda. Jika tidak ada, kirim permintaan untuk meminta panduan bagaimana cara anda mengirimkan tulisan anda ke alamat email perusahaan penerbit.

6. Sesuaikan
Buat proposal untuk beberapa artikel atau esai yang anda tulis, sesuaikan dengan jenis publikasinya, dan langsung kirim ke perusahaan penerbit. Sebagai tambahan, susunlah artikel yang sudah jadi berdasarkan spesifikasi. 

Strategi menulis di spesifikasi tertentu mungkin membuat tulisan anda sering dikritik, namun ini salah satu cara yang baik untuk masuk ke “pasar” tulisan, dan jika sebagian tulisan anda ditolak, mungkin hal ini dapat menunjukkan pada editor yang jenis tulisan yang anda sukai, dan untuk selanjutnya para editor akan memanggil anda bila ada proyek yang sesuai dengan jenis tulisan anda.

7. Bertekun dalam tulisan anda.
Ulangi langkah 6. Jika jenis tulisan anda ditolak, kirim ke orang lain. Jika Anda ditolak lima atau sepuluh kali, ganti gagasan anda dengan yang baru, dan coba kirim lagi (Tunggu beberapa bulan sebelum anda mengirim kembali kepada mereka yang menolakmu sebelumnya, tetapi jangan pernah menghapusnya dari daftar Anda.)

Anda mungkin mendapatkan penerimaan atau tugas pada percobaan pertama Anda. (Ini dapat terjadi.) Namun anda mungkin juga ditolak sekali, atau sepuluh kali, atau seratus kali. Jangan menyerah. Jika anda benar-benar berusaha, anda akan mendapatkannya. Tujuan anda adalah tidak mendengar "Tidak" sejumlah tertentu kali, tetapi untuk mendengar "Ya" sekali, dan kemudian sekali lagi, dan kemudian sekali lagi setelah itu. Seorang penulis yang karyanya tidak pernah dipublikasikan adalah penulis yang telah menyerah.

Refernsi:
http://id.shvoong.com/how-to/writing/2144536-langkah-untuk-menjadi-penulis-lepas/

More about → Cara Sukses Bisa Menjadi Penulis Lepas

Kisah Bisnis 3 Teman Mahasiswa


Banyak mahasiswa atau mahasiswi yang kuliah sambil bekerja atau bisnis. Ada berbagai macam alasan mereka malakukan pekerjaan itu. Apakah karena untuk membayar kuliah atau karena obsesi bisnis wirausaha. Kisah bisnis beberapa teman mahasiswa ini bagiku bisa menjadi pelajaran di depan mataku sendiri.

Ada 3 temanku, mereka berbeda-beda di jalur bisnisnya. Mereka adalah Hasan, Adie dan Wawa. Apakah nanti mereka dapat menjadi inspirasi atau sebuah wacana biasa, itu tergantung pada kita sendiri yang menilai. Ini benar-benar nyata kerena mereka teman dekat ku, bagiku mereka sangat menginspirasi.

Pertama, kisah Hasan. Pengasilan bisnisnya 2-5 juta per bulan. Bagiku itu sudah cukup besar sebagai penghasilan anak kuliahan. Berawal dari apa yang di pelajarinya di kuliah, lalu diterapkan untuk mendapat uang. Dia seorang mahasiswa Teknik Informatika. Dengan bekal ilmunya, Hasan mempelajari bisnis online, khusunya web publisher di tahun ke 3 kuliah.

Hasan adalah orang yang berkarakter santai tidak terlalu bayak ambisi dan menjalani hari-harinya mengalir  apa adanya. Ya kuliah, ngurus web dan nge game bareng aku. Dia juga yang mengajariku hinga membuat blog, sampai bisa menulis tulisan ini. 

Hasan bukan orang organisator, tidak tekun kuliah, juga tidak terlalu ambisi berbisnis. Tapi dia bisa menjalani kuliah dan bisnis dengan baik dan lancar sampai wisuda.

Kedua, kisah Adie. Dia adalah teman sekampus bahkan sejurusan. Orientasi organisasi dan bisnis sangat tinggi. Masalah organisasi dia selalu sukses, bahkan menjadi ketua, beberapa organisasi kampus dan luar kampus diikutinya sehingga dia punya banyak jaringan.

Berapa penghasilan per bulannya kurang tahu mungkin 1-2 juta dari bisnis jualan beraneka macam barang yang pernah dia coba. Berjualan sambil mencari jaringan kerja adalah prinsipnya, sehingga dia  mempunyai banyak link di sana sini. Dia mahir membuat event organizer berorientasi profit meskipun baru berskala kecil.

Sayangnya, Adie jadi mengesampingkan kuliahnya, sehingga banyak mata kuliah yang gagal. Karena orientasi  wirausaha dan bisnisnya. Dia kurang serius dalam kuliah. Anggapan kuliah banyak  teori saja dan ujungnya IPK buat daftarkan diri kerja. 
I like it, IPK tidak segalanya, saya salut dengan tekadnya hingga melepas satu hal yang penting. Jujur saya tidak mungkin bisa melepas masalah kuliah. Namun benar juga, kuliah bukan segalanya, hidup adalah pilihan. Buat apa IPK bagus jika skill nol, nanti diterima kerja karena ipk bagus tapi tidak bisa apa-apa. 

Lalu kenapa harus kuliah? Jika butuh waktu lebih, namun bisa sukses sebagai sarjana mengapa milih sudah sukses kerja tapi lulusan SMA?

Ketiga, kisah Wawa. Dia teman se SMA yang sejak mulai kuliah  sudah mencari uang untuk membayar biaya kuliah. Jelas awalnya dia belum beroientasi bisnis karena baru lulus SMA yang belum punya banyak pengalaman. Saat itu diamulai kerja sebagai penjaga game online sehari 6 jam gaji 400 ribu sebualan, kalau dihitung gaji yang kecil. 
Aku dari situ sudah salut, aku tidak akan mampu hal tu di sela-sela kuliah yang padat. Seterusnya Wawa bergantii-ganti pekerjaan hingga berjualan berbagai jenis barang. Karena merasa bekerja ke orang  lain hanya dapat lelah, nah mulai saat itulah jiwa bisnisnya muncul.

sekarang penghasilan 5-1o juta per bulan, masih kuliah semseter 7. Dia bisnis menjadi suplaiyer bibit ayam ke peternak dan bekerjasama dengan pabrik bibit ayam. Itupun tidak dia awali dengan mudah, dimulai dari berjualan keliling pasar dan akhirnya bisa menjual satuan box ke tempat-tempat peternak.  Dia punya teman yang ikut dengannya sekitar 5-10 orang hampir semua  masih status mahasiswa.

Meskipun tabungannya sudah puluhan juta, dia tidak pernah bergaya dan berpenampilan glamor layaknya anak-anak orang kaya. Dia punya BB tapi malah jarang dibawa, mampu beli DSLr tapi apa manfaatnya. Ya penampilan biasa, begitu juga dengan teman-temnnya, mungkin kerena lingkungannya kandang kali ya?

Nah itu singkat cerita teman-teman yang kuliah sambil bisnis, sukses atau tidak tergantung rasa syukurnya. Apakah cerita bisa menginspirasi, bagiku mereka adalah inspirasi. Dan  aku juga memulai bisnis sesuai minatku, salah satunya tulisan ini.

More about → Kisah Bisnis 3 Teman Mahasiswa

Jasa Review Produk (Post to Review)

Di era kemajuan jaringan internet sekarang ini, penggunaan media internet sangat potensial  sebagi media publikasi promosi produk secara online. Kami membuka jasa posting review  yang  sistemnya kami sebut Post to Review (memposting review produk/usaha anda)

Jasa Promosi dengan Review Online

"Little but Potential"

Prosedur Jasa Publikasi Review:

  • Silahkan pencet tobol like fanpage kami
  • Kirimkan keterangan beserta informasi lengkap ke email:rizuki.lover@gmail.com atau mail di http://www.facebook.com/al.doflamingo
  • Kami akan mempublikasikan dalam waktu 24-48 jam. 
  • Publikasi akan langsung kami share di fanpage facebook 
Format Informasi

  • Nama Produk/ Jasa/ Usaha/ Event
  • Lokasi
  • Jam buka
  • Waktu (event)
  • Harga (opsional)
  • Kelebihan produk/jasa (opsional)
Kami akan mempublikasikan di website http://www.publikasionline.com info lengkap kami DI SINI


More about → Jasa Review Produk (Post to Review)

Tips Berternak Ayam Kampung untuk Pemula

Usaha ternak ayam kampung  

Peternak ayam kampung bisa diusahakan dalam skala kecil-kecilan ataupun besar-besaran tergantung modal yang tersedia. Namun kadang kita bingung untuk memulai usaha ini karena sering dihantui berbagai macam rintangan, kendala dan ketakutan lainnya. Rintangan dan kendala yang biasanya muncul sebelum kita memulai usaha beternak ayam kampung antara lain bagaimana agar ayam kampung bisa tetap hidup? Bagaimana jika ayam kampung sakit? Dari mana mendapatkan modal? Terus bagaimana kalau rugi? Bagaimana kalau ini, kalau itu dan kalau-kalau yang lainnya.

Langkah-langkah berternak ayam kampung untuk pemula  

A. Bangun keyakinan

Membangun keyakinan untuk memulai usaha ternak ayam kampung bukanlah hal yang gampang apalagi untuk orang yang tidak mempunyai latar belakang beternak sama sekali. Belakangan banyak kalangan yang memutar haluan untuk terjun di bisnis ini yang notabene bukan berlatar belakang seorang peternak. Mereka kebanyakan hanya bisa menangkap peluang tapi belum tahu cara beternak benar. Para usahawan yang bermodal tebal, orang yang mau pensiun ramai-ramai merintis usaha ini. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kekuatan (modal, mental dan sebagainya) dan siap dengan resiko dan kendala yang akan di alami. Sehingga resep jitu untuk membangun kenyakinan adalah dengan memaksimalkan kekuatan dalam diri kita dan siap dengan resiko yang akan di alami.

B.Singkirkan rintangan!

Semua bentuk usaha manusia di dalamnya dibutuhkan pengorbanan (ikhtiar), setelah itu kita hanya bisa pasrah bertawakkal kepada yang Maha Memberi Rezeki. Tidak perlu pergi ke dukun, orang pintar, paratidaknormal, dan sebagainnya agar usaha kita membawa keberhasilan karena hal itu akan membuat kita menjadi musryik bagi orang Islam. Akhir dari bentuk usaha yang akan kita jalankan adalah sukses (untung) dan gagal (rugi) tergantung bagaimana manajemen kita dalam mengendalikan usaha. Begitu juga kalau kita akan memulai usaha ternak yang pastinya kita harus sedikit faham dan menjadi suatu keharusan untuk belajar akan seluk beluk dan liku-liku cara beternak. Yang perlu dicatat adalah kita harus membedakan usaha barang mati dengan barang hidup. Dengan berbekal sedikit pengetahuan dari membaca, mengikuti pelatihan atau training, berkunjung atau magang langsung ke peternakan kami rasa sudah cukup sebagai modal pertama untuk memulai usaha. Modal keuangan kami rasa ‘gampang’, tapi yang paling sulit adalah modal mental termasuk didalamnya adalah sikap siap menerima resiko usaha. Berbeda jika kita sudah menjalani satu siklus usaha, di sana kita akan banyak mendapatkan pengalaman dan kita bisa melakukan evaluasi usaha kita. Kalau rugi kenapa dan kalau untung apa tidak bisa ditingkatkan pada siklus kedua atau berikutnya. Singkirkan rintangan dan tanamkan dalam diri kita sikap percaya diri untuk memulai usaha kita dengan modal seadanya, jangan terlalu muluk-muluk dan angan-angan yang belum jelas akhirnya.

C. Tentukan pilihan usaha

Setelah permintaan daging dan telur ayam kampung tidak sebanding dengan tingkat produksinya, masyarakat kita mulai membedakan usaha antara beternak ayam kampung untuk tujuan pedaging dan tujuan telur. Penting kiranya sejak dari awal kita sudah menfokuskan diri memilih usaha apa yang akan kita rintis. Karena dengan mengetahui tujuan usaha yang jelas kita akan semakin mudah dalam mengatur usaha kita serta mengambil langkah yang jelas pula. Janganlah memulai suatu usaha dengan tujuan yang tidak jelas karena hanya akan membawa hasil akhir yang tidak jelas pula. Banyak bertanya tentang ke dua pilihan usaha tersebut kepada pelaku usaha atau orang yang punya pegalaman akan usaha tersebut. Singkirkan sikap sok pintar, sok pandai, sok pengalaman dalam diri kita kalau ingin berhasil.

D.Menentukan lokasi usaha

Menentukan lokasi usaha ibarat kita akan memilih rumah atau tempat tingga untuk keluarga kita. Biasanya ada dua masalah dalam penentuan lokasi usaha ini yaitu calon peternak yang sudah mempunyai persiapan lahan dan calon peternak yang belum mempunyai lahan. Factor penentuan lokasi usaha seringkali diabaikan oleh calon peternak sehingga seringkali juga kita mendengar ada usaha peternakan yang berhenti ditengah jalan lantaran mendapat protes dari masyarakat sekitar dan tentu ini sangat merugikan. Secara 

Lokasi untuk beternak ayam kampung 
Pilih lokasi yang nyaman bagi ternak dan nyaman pula untuk masyarakat tentu itu sesuatu yang arif dan bijaksana. Lokasi untuk beternak ayam kampung sebisa mungkin terpisah dari permukiman penduduk minimal 10 meter. Yang perlu kita pertimbangkan adalah limbah bau amoniak yang ditimbulkan jangan sampai mengganggu warga sekitar. Lokasi juga kalau bisa dekat dengan sumber air, sarana produksi ternak (sapronak), pasar , transportasi mudah, dan aman.

E. Waktu memulai usaha

Pertanyaan selanjutnya adalah kapan kita akan memulai usaha? Usaha beternak ayam kampung dapat dimulai kapan saja asal semua factor pendukung usaha siap dan tersedia minimal bibit, pakan dan kandang. Tersedianya bibit, pakan, dan kandang saja belum cukup kalau tidak dibarengi dengan informasi pasar yang jelas. Waktu yang sedikit tepat untuk memulai usaha beternak ayam kampung adalah 2-3 bulan sebelum hari raya Iedul Fitri (lebaran), imlek dan tahun baru masehi. Mengapa? Karena pada waktu itu permintaan daging ayam kampung rata-rata meningkat sehingga kita tidak khawatir produksi kita tidak laku terjual.

F. Manajemen usaha

1.Bibit ayam kampung (DOC) dapat diperoleh dengan beberapa cara 
Menetaskan sendiri atau langsung membeli DOC dari produsen terpercaya. Kalau anda menetaskan sendiri itu lebih baik dan lebih menguntungkan pula. Akan tetapi untuk menetaskan telur sendiri perlu sedikit keahlian dan biaya untuk membeli mesin penetas telur. Untuk praktisnya membeli DOC langsung mungkin jalan terbaik, dan seiring dengan bertambahnya waktu bisa mencoba menetaskan sendiri.

2.Pakan untuk ayam kampung 
Pertimbangkan waktu dan keuntungan kiranya perlu membuat terobosan atau mencari sumber pakan berkualitas dengan harga murah. Jangan tertipu pakan jadi dengan harga murah, tapi kalau murah berkualitas tidaklah masalah.

3. Kandang untuk beternak ayam kampung 
Kandang permanen biasanya akan terawat lebih baik daripada kandang yang bersifat sementara. Yang menjadi patokan dalam membangun kandang adalah arah kandang, dan kepadatan kandang. Kandang ayam kampong dapat dibuat berdasarkan fase pemeliharaan (bok, ren, atau postal).

4. Pencegahan dan penanganan penyakit 
Hal yang tak kalah pentingnya dalam usaha peternakan ayam kampong. Lebih baik mencegah daripada mengobati adalah prinsip yang harus dipegang oleh peternak untuk masalah ini. Mengapa? Usaha pencegahan jauh lebih murah biayanya daripada biaya yang kita keluarkan untuk mengobati. Usaha pencegahan penyakit ini bisa dilakukan antara lain dengan menerapkan program sanitasi yang ketat, biosecurity, dan program vaksinasi. Sedangkan untuk usaha penanganan penyakit adalah dengan melakukan penanganan atau tindakan yang benar dalam mengobati penyakit.

G. Pemasaran

Anda tidak perlu bingung untuk memasarkan panenan ayam kampung baik berupa daging atau telurnya, insyaallah banyak jalan. 

  • Pasar tradisional, 
  • warung penyedia menu spesial ayam kampung, 
  • pengepul, 
  • pembeli ayam kampung keliling (obrok) 

Kalau terdapat banyak peternak di suatu tempat atau wilayah maka sebaiknya membentuk suatu komunitas (asosiasi atau paguyuban) semisal koperasi peternak ayam kampung atau semisalnya. Insyaallah banyak manfaat kalau kita bergabung dengan koperasi atau paguyuban di antara salah satunya adalah untuk mengatasi masalah pemasaran produk.


                                                                                                                    sumber
More about → Tips Berternak Ayam Kampung untuk Pemula